SASTRA DAN KESUSASTRAAN
Keledai Yang Mulia dan Puisi-Puisi Lainnya
Kupadamkan cahaya sekeliling untuk mengingatmu di tengah malam yang cerah ini. Langit dan udara membawa jernih suaramu masuk ke relung terdalam semesta diriku. Sementara diriku dulu punya nama dan bahasa, dan seketika kehilangan sesuatu yang paling berharga dari dirinya. Tak lagi banyak yang ia punya kini, kecuali sesuatu yang tidak berarti apa-apa. Di ujung sana ada pagi, dan matahari belum tentu dapat menyeka sisa kesedihan yang telah merembes jauh ke dalam diriku. Kumiliki kesedihan dan alasan, sebaik kumiliki kenangan dan dirimu. Orang-orang dapat berdiri di pinggir jalan, berdesak-desakan dan kelihatan baik-baik saja tanpa memasukan kenangan ke dalam saku untuk mengusapnya setiap kali datang mengancam, tapi kau tahu ke mana semua kebahagiaan mereka terbang, menghablur, atau sekedar menjadi bukan apa-apa. Berisi kumpulan puisi karya Mario F. Lawi terdiri dari beberapa judul antara lain : Keledai yang mulia, seekor keledai dan seorang pria, sepasang keledai dan sebatang pohon ara, dan masih banyak lagi judul-judul puisi lainnya.
| 19S058 | 811 | Tersedia |
Tidak tersedia versi lain